Entri Populer
-
09:59 osserem No comments 0 5 0 5 Mars adalah planet terdekat keempat dari Matahari. Namanya diambil dari dewa perang Romawi, Mars...
-
Belum banyak yang mengetahui bahwa mulai hari ini tanggal 2 Maret 2012 disejumlah kota di Indonesia seperti Bandung, Cirebon, Solo, Pekalong...
-
13:55 osserem No comments 2 22 0 24 (Foto: Odditycentral) ANDA tentu ingat kisah Nabi Musa yang membelah laut merah. Ternyata, ...
-
Tanya: Kulit wajah saya sangat kering. Saya sudah mencoba berbagai pelembab kulit tetapi sampai sekarang belum ada yang memuaskan. Tiap sete...
-
Seekor ikan yang mirip manusia ditemukan dan sedang diteliti di Pusat SeaLife di Weymouth, Dorset. Hidungnya mandung, bibirnya dan pipi...
-
fenomena ini ditemukan oleh beebe pada tahun 1921 ketika sedang berjalan di guyana.dia melihat keanehan pada semut tentara yang terpisah dar...
-
“Dua orang dari penghuni neraka yang belum aku pernah melihatnya, seorang kaum yang memegang cambuk seperti ekor sapi dengannya mereka memuk...
-
Kelelawar merupakan satu-satunya hewan mamalia yang dapat terbang. Pada malam hari,kelelawar akan menukik di udara sambil menyambar ratusan ...
-
Pernahkah anda mendengar istilah beranak dalam kubur? Yeah, setidaknya istilah ini mengacur pada sebuah film horor " Beranak dalam Ku...
-
Jumlah pasangan asal Inggris yang pergi ke New York terus meningkat untuk menjalani perawatan IVF (invitro fertilization) alias proses bayi ...
Lubang Biru BAHAMA yang Menakjubkan
Lubang biru adalah biasanya berbentuk lingkaran, berdinding curam, dan dinamai dari warna birunya yang lebih tua dari perairan sekitarnya karena lebih dangkal. Sirkulasi air lubang biru yang kurang sehingga miskin oksigen, dan umumnya anoksik ada di kedalaman tertentu sehingga tidak dapat mendukung kehidupan, kecuali sejumlah besar bakteri.
Lubang biru terdalam di dunia sedalam 202 meter (663 kaki) yaitu Dean's Blue Hole, yang terletak di bay west di Clarence Town di Long Island, Bahama.
Lubang biru di Bahama merupakan harta ilmiah dan bahkan mungkin menjelaskan kehidupan dibawah perut Bumi. Temuan-temuan yang diperoleh dari explorasi dibawah bumi ini untuk pemahaman manusia atas karya cipta Yang Maha Kuasa
penyelam ahli memiliki pasokan besar peralatan eksentrik untuk mengumpulkan sampel. Alat Turkey baster-nya (biasa untuk mengoleskan kaldu ke daging kalkun) mengumpulkan debu-debu merah yang tertiup dari Sahara pada zaman purba, dan tas kuning besarnya membawa stalagmit ke permukaan untuk dipelajari sebagai bukti dari perubahan iklim mendadak di masa lalu.
Mengikuti tali pemandu yang menjadi tempatnya menggantungkan hidup, seorang penyelam berenang dengan hati-hati melalui hutan stalagmit di Dan’s Cave di Pulau Abaco. Terkena sentuhan sirip renang satu kali saja, formasi mineral berusia sepuluh ribu tahun tersebut akan pecah berantakan.
sumber


0 comments:
Post a Comment