Entri Populer
-
Belum banyak yang mengetahui bahwa mulai hari ini tanggal 2 Maret 2012 disejumlah kota di Indonesia seperti Bandung, Cirebon, Solo, Pekalong...
-
Pernahkah anda mendengar istilah beranak dalam kubur? Yeah, setidaknya istilah ini mengacur pada sebuah film horor " Beranak dalam Ku...
-
“Dua orang dari penghuni neraka yang belum aku pernah melihatnya, seorang kaum yang memegang cambuk seperti ekor sapi dengannya mereka memuk...
-
13:55 osserem No comments 2 22 0 24 (Foto: Odditycentral) ANDA tentu ingat kisah Nabi Musa yang membelah laut merah. Ternyata, ...
-
Tanya: Kulit wajah saya sangat kering. Saya sudah mencoba berbagai pelembab kulit tetapi sampai sekarang belum ada yang memuaskan. Tiap sete...
-
Dalam laporan salah satu TV Arab Saudi ,akhbar arab yang di terbitkan dari arab saudi melaporkan bahwa Kurt Westergaard seorang kartuni...
-
09:59 osserem No comments 0 5 0 5 Mars adalah planet terdekat keempat dari Matahari. Namanya diambil dari dewa perang Romawi, Mars...
-
Seekor ikan yang mirip manusia ditemukan dan sedang diteliti di Pusat SeaLife di Weymouth, Dorset. Hidungnya mandung, bibirnya dan pipi...
-
16:00 osserem No comments 0 81 0 81 Hari tanpa bayangan Matahari akan terjadi di beberapa daerah di wilayah Jawa. Solo akan me...
-
fenomena ini ditemukan oleh beebe pada tahun 1921 ketika sedang berjalan di guyana.dia melihat keanehan pada semut tentara yang terpisah dar...
Pintu Neraka Ditemukan di Gurun Karakum
Pertama kali melihatnya, bisa jadi seperti adegan dramatis dalam film fiksi ilmiah. Tetapi lubang raksasa api di jantung Gurun Karakum nyata adanya. Timbul akibat ulah manusia.
Ini adalah kawah yang dibuat oleh ahli geologi lebih dari 40 tahun lalu, dan api di dalam telah terbakar sejak itu. Selamat Datang di Derweze di Turkmenistan - atau, sebagai penduduk setempat menyebutnya, 'Pintu ke Neraka'.
Ahli geologi Soviet melakukan pengeboran di lokasi itu pada tahun 1971 dan menyadap sebuah gua yang penuh dengan gas alam. Tapi tanah di bawah rig pengeboran runtuh, meninggalkan lubang dengan diameter 70 meter.
Khawatir bahwa lubang itu akan menyebabkan pelepasan gas beracun, tim memutuskan untuk membakarnya.
Diharapkan bahwa api akan menggunakan semua bahan bakar dalam beberapa hari, tapi gas masih menyala sampai hari ini.
Api menghasilkan cahaya emas yang dapat dilihat beberapa mil dari sekitar Derweze, sebuah desa dengan jumlah penduduk sekitar 350 jiwa.
Situs ini sekitar 260 kilometer utara Ashgabat, ibukota Turkmenistan. Pada bulan April 2010 presiden negara yang penduduknay mayoritas muslim itu, Gurbanguly Berdimuhamedow, mengunjungi situs tersebut dan memerintahkan agar lubang harus ditutup tapi ini belum terjadi.
Gurun Karakum, yang sebagian besar mencakup wilayah Turkmenistan, terletak di sebelah timur Laut Kaspia.


0 comments:
Post a Comment